Jumat, 30 Januari 2015

Rasa Iri



Mungkin Gue adalah satu satunya anak di dunia yang dilahirkan dengan 1 saudara tunggal yang berjarak 18 tahun bedanya, dan sekarang Abang Gue udah nikah dan punya 2 Anak Kembar Laki dan Perempuan. Senang sih, betapa langkanya dapat keponakan sekali muncul kembar dan Gue udah bayangin gimana kalo tuh bocah minta duit ama dibeliin baju, serba Double!?!?

Karna Gue dan Abang Gue 18 tahun beda jauhnya, berarti orang tua Gue udah berkepala 5 ditambah pensiun.Gue mau beli ini itu aja serba terbatas, betapa sakitnya hidup di posisi Gue dengan keadaan Orang tua gaya 70-an dan Abang Gue berumur 32 yang sebagai Guru TIK di sebuah desa A.Gue secara teknis nggak mungkin banget kan kalau gue minta Uang sama Abang Gue yang udah berkeluarga, boro2 , beliin perlengkapan anaknya aja serba Double.

Gue sekarang berumur 14 tahun, dan sedang menghadapi dampak globalisasi serba canggih. SmartPhone Android pada naik 4.4 dan up to date, PC udah naik Next-Gen, dan teman teman gue punya potensi buat punya itu dan ini. Dan sedangkan Gue hanya bisa melihat mereka dan menahan rasa #Iri yangg terpendam jauh dalam didalam dasar lubuk hati kecil Gue. Semua teman Gue punya SmartPhone bahkan Iphone yang buat Gue #Iri. "Gue pengen itu!" pikir gue. Dan sedangkan yang hanya Gue dapat lakukan hanya lah berbohong kalau Gue punya SmartPhone Sony, Gue minta maaf banget sama loe yang Gue bohongi.

 Disaat Gue dan Teman2  Gue ngumpul bareng, mereka pada ngeluarin SmartPhone mereka masing masing. Dan rasanya saat itu Gue pengen lari sambil nangis nangis kaya' film di India , tapi Gue pikir itu enggak sama sekali bermanfaat. Emangnya nangis bisa dapet SmartPhone? Emangnya nangis bisa buat lu lebih baik? Nggak!! . Nangis yang ada buat tuh masalah lebih sering kepikiran. Jadi yang Gue lakukan berdoa kepada Tuhan minta SmartPhone dan hilangkan semua rasa #Iri yang terkandung dalam tubuh Gue ini. Dan kadang kadang hingga sekarang pas Gue ngumpul bareng yang lain, hati kecil Gue berkata"Kapan Gue bisa punya SmartPhone?" Pertanyaan itulah yang selalu muncul

."Everywhere,Anytime, I'm just only remember thats things and make me so Jeoulos. God, Please banish that" itu lah yang selalu Gue katakan dalam hati Gue sekarang sampai suatu hari nanti Gue punya SmartPhone Gue sendiri.

Nah,sekarang bentar lagi Gue ulang tahun.dan . Gue harap hadiahnya #GoogleGlass wkwkwkk....

2 komentar:

  1. Hmm..... Buat apa lu bohong sama kita yu? Kita semua memiliki kekurangan masing-masing. Lu kira hidup gue enak? Makin mie instan mulu enak? Nggak bro! Cuma, HP gue inilah yang membuat hidup gue berwarna dan nggak kelabu. Lu nggak perlu bohong, semua ada waktunya. Waktu dimana lu akab diatas dan dibawah.

    BalasHapus
  2. Wes....gara kata-kata lo ric,gue teringat dengan film " Eric Tegu (Ver 5.7 Part 50),film yang tentang sebuah kata-kata termahal di planet jupiter*mx* ".

    BalasHapus